×

roses tenun untuk kebutuhan sarung, Nusa Tenggara Timur. tirto.id/Arimacs Wilander
Di ruang tengah Museum Tekstil yang luas, tampak mama-mama penenun mengacak benang-benang dengan alat tenunya. Mereka tengah sibuk menenun macam-macam ten khas daerahnya masing-masing.
Di dinding Museum Tekstil dengan nuansa tata lampu warm, ragam motif tenun khas Sulawesi dan Nusa Tenggara Timur berderet rapi. Di tiap ruangan, terpampang kain-kain tenun dalam etalase dan panggung-panggung berukuran mini.
Mama-mama pelestari kain tenun ini mengenalkan kain tenun buah karya mereka sendiri. Lewat kegigihan menjaga kain tenun lokal daerahnya, dalam pameran “Sole Oha” di Museum Tekstil, Jakarta, mereka ingin bercerita bahwa ada sejarah panjang dalam budaya tenun yang perlu dilestarikan.

Related Post

Menikmati Keindahan Tenun di Pameran Sole Oha

Sebuah pameran menarik yang menyorot kehidupan ...

Women Weavers Struggle to Produce and Market Tenun

“My grandmother taught me how to weave back whe...

Mama Mama Pelestari Budaya Tenun

roses tenun untuk kebutuhan sarung, Nusa Tengga...

Mengintip Potret Pengrajin Tenun Flores dan Mamasa

Sebuah pameran fotografi bertajuk A Journey to ...

Comments